Apabila banyak yang menyayangkan mengapa Call of Duty kembali ke tema Perang Dunia II, tampaknya Activision tidak akan banyak peduli dengan hal itu. Kenyataannya, penjualan dari game Call of Duty: World at War ini sudah bisa dibilang cukup berhasil. Dan tidak kalah hebat apabila dibandingkan dengan kesuksesan pendahulunya.
Penjualan minggu pertama dari Call of Duty: World at War dikabarkan telah melampaui sebanyak dua kali lipat apa yang telah diraih Call of Duty 4 sewaktu debut perdananya di Inggris pada tahun 2007 lalu. Dengan hal itu, maka Call of Duty: World at War saat ini tengah berada di puncak susunan 10 game dengan penjualan terbaik pada rilis perdananya. Dengan kekuatan dari Call of Duty: World at War dan World of Warcraft: Wrath of the Lich King, Activision Blizzard terhitung telah menguasai sebesar 25% dari penjualan game pada minggu ini. Sementara itu, Gears of War 2, yang tengah terjual dengan sangat baik di seluruh dunia, memegang peringkat keempat pada susunan tersebut dengan berada di bawah kedua judul game tersebut, dan Football Manager 2009.
Mungkin memang banyak kalangan gamer yang mempertanyakan kebijakan Call of Duty untuk kembali ke masa Perang Dunia II setelah sukses dengan Modern Warfare. Namun, nyatanya hal itu tidak terlihat mempengaruhi kesuksesan dari penjualan World at War. Sebagian besar hal tersebut bisa jadi disebabkan oleh keberhasilan dari Call of Duty seusai perkembangannya yang terakhir tersebut. Rilis dari game ini di berbagai versi konsol pun terasa cukup stabil dan baik. Akan tetapi, dengan sedemikian banyaknya game-game keren yang muncul pada belakangan ini, seberapa besarkah pengaruh yang dimiliki oleh World at War?

0 komentar:
Posting Komentar